Tuanku Imam Bonjol dilahirkan pada tahun 1772 dengan nama Peto Syarif. Ia dikenal cerdas sejak kecil. Ketika berusia 30 tahun, ia menjelma anak muda yang matang ilmu dan pengalaman hidup. Ia digelari Malin Baso ketika menjadi guru agama di kampung menggantikan ayahnya